Buat penggalangan dana. Klik di sini
BURUNG LIAR BERHAK HIDUP DI HABITAT ASLINYA, KITA BEBASKAN MEREKA YUK!

BURUNG LIAR BERHAK HIDUP DI HABITAT ASLINYA, KITA BEBASKAN MEREKA YUK!

Pengelola: Beramal Jariyah ✔️

Donatur
200
Terkumpul
Rp11.681.200

"Ada 23.000 burung liar yang ditangkap dari alam secara paksa, kemudian dijajakan tidak hanya dalam keadaan hidup, ada pula yang sudah diawetkan, dijual di pasar burung yang tersebar berbagai kota di Indonesia. Hingga akhirnya burung pun terancam punah"

Assalamu'alaikum wr wb #SahabatAmal

Tahun 2020 Indonesia memiliki 1.794 spesies burung. Burung-burung tersebut menyebar di seluruh Indonesia sesuai dengan habitatnya, baik hutan ataupun urban.

Namun, terutama di masa pandemi ini, aktivitas jual beli burung untuk dipelihara meningkat cukup tajam terutama permintaan pada burung kicau yang tinggi, baik untuk dinikmati sendiri ataupun diikuti kompetisi burung berkicau.

Sumber : Daaruttauhiid.org

Seandainya kita melihat cerita dari sang burung yang sedang mencari rezeki untuk anak-anaknya di sarang.

Ia pergi pagi, berikhtiar sembari berdzikir sebagai tanda tawakkal kepada Allah swt untuk bisa memberi anak-anaknya makan di sore hari nanti, tetapi di tengah jalan ada peluru dari senapan yang menyasarnya tubuhnya.

Ia pun terlumpuhkan dan jatuh ke tanah, dibawa pergi oleh manusia itu untuk dipelihara, dinikmati warna-warni bulunya yang cantik, juga kicauannya yang indah.

Sumber : Twitter.com

Sedangkan, di suatu pohon ada 4 anaknya yang menunggu sejak pagi hingga malam, bahkan berhari-hari sang Ibu tak terlihat batang hidupnya.

Hingga akhirnya 4 anaknya pun mati kelaparan di sarang hingga menjadi tulang belulang.

 Ada 23.000 burung liar yang ditangkap dari alam secara paksa, kemudian dijajakan tidak hanya dalam keadaan hidup, namun ada pula yang sudah diawetkan, dijual di pasar burung yang tersebar berbagai kota di Indonesia. 

Dalam laporan berjudul "In the Market for Extinction: Eastern and Central Java" disebutkan ada 22.911 burung dari 241 jenis yang diobservasi selama survei.

Sumber : Republika Online

Ada 98% burung yang dijual tersebut asli berasal dari Indonesia, bahkan 28 jenis dari 213 jenis merupakan jenis burung yang dilindungi.

Meski banyak beberapa spesies yang memang tidak dilindungi tetapi bukan berarti ekstensinya tidak terancam, buktinya semakin hari semakin banyak silent forest bermunculan karena burung-burung mulai diambil paksa dari habitat aslinya.

Semakin lama, setiap spesies pun akan mendekati titik kepunahan..

Meski praktek jual beli burung ini seakan hal lumrah, tetapi sejatinya setiap makhluk hidup berhak untuk tinggal bebas di habitat aslinya.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan sekarang?

Langkah bisa dimulai dari mendukung berbagai tempat konservasi agar bisa terus berkembang menjaga eksistensi setiap burung.

Dari mulai kegiatan rescue atau penyelamatan burung dari pemburu liar, lalu dilepaskan atau melalui rehabilitasi dengan memberinya pakan, periksa kesehatan hingga persiapan untuk release di alam liar atau insitu (seperti kebun binatang atau taman nasional).

Gerakan ini bisa dimulai dengan berdonasi kelipatan Rp25.000 dengan cara:

  1. Klik Tombol "Infak Sekarang"
  2. Masukkan Nominal Infak Sahabat
  3. Masukkan Data yang Diminta oleh Sistem
  4. Lakukan Transfer ke Rekening Bank yang Sahabat Pilih

Selain itu, Sahabat juga bisa mengajak keluarga, teman, dan sahabat lainnya untuk membantu dengan cara share link ini via WhatsApp dan Facebook. 

"Seandainya kalian benar-benar bertawakkal pada Allah swt, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang", HR. Tirmidzi.

InsyaAllah setiap kebaikan dari ajakan kita, maka Sabahat pun akan mendapatkan pahalanya.

Butuh Bantuan?
Hubungi Kami Telp / WA: 0819 95 10 1000

© 2018 - 2019 Yayasan Beramal Jariyah
bekerjasama dengan PT Setiap Hari Dipakai / Evermos

Yayasan Sahabat Beramal Jariyah dengan akta pendirian No. 79 Tanggal 31-01-2020, adalah lembaga penggalangan dana online dengan situs beramaljariyah.org yang menggalang program Zakat, Infaq, dan wakaf. Pembayaran ditujukan ke rekening A.N Sahabat Beramal Jariyah. Donasi manual agar mencantumkan keterangan program yang akan dibantu. Dana tanpa keterangan akan kami salurkan melalui program regular Sahabat Beramal Jariyah dan masuk kategori dana infak.

Kami juga menerima pembayaran melalui: