Buat penggalangan dana. Klik di sini
BURUNG LIAR BERHAK HIDUP DI HABITAT ASLINYA, KITA BEBASKAN MEREKA YUK!

BURUNG LIAR BERHAK HIDUP DI HABITAT ASLINYA, KITA BEBASKAN MEREKA YUK!

Pengelola: Beramal Jariyah ✔️

Donatur
44
Terkumpul
Rp1.317.000

Assalamu'alaikum wr wb #SahabatAmal

Tawakkal dalam mencari rezeki, salah satunya dapat mencontoh usaha yang dilakukan oleh seekor burung.

Nafkah bukan masalah banting tulang, bekerja terus menerus tak kenal waktu, hingga lupa mengaji, belajar bahkan ibadah, namun ini tentang taqwa.

"Seandainya kalian benar-benar bertawakkal pada Allah swt, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang", HR. Tirmidzi.

Sumber : Republika Online

Berbicara tentang burung di tahun 2020 Indonesia memiliki 1.794 spesies burung. Burung-burung tersebut menyebar di seluruh Indonesia sesuai dengan habitatnya, baik hutan ataupun urban.

Di lain sisi, masyarakat Indonesia pun memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap aktivitas memelihara burung, tentu dengan berbagai alasan, dari mulai warna bulu burung yang indah, bentuk burung yang unik, hingga suara burung yang merdu.

Bahkan terutama di masa pandemi ini, aktivitas jual beli burung untuk dipelihara meningkat cukup tajam terutama permintaan pada burung kicau yang tinggi, baik untuk dinikmati sendiri ataupun diikuti kompetisi burung berkicau.

Sumber : Daaruttauhiid.org

Lalu, seandainya kita balik lagi melihat cerita sang burung yang sedang mencari rezeki untuk anak-anaknya di sarang.

Ia pergi pagi, berikhtiar sembari berdzikir sebagai tanda tawakkal kepada Allah swt untuk bisa memberi anak-anaknya makan di sore hari nanti, tetapi di tengah jalan ada peluru dari senapan yang menyasarnya tubuhnya.

Ia pun terlumpuhkan dan jatuh ke tanah, dibawa pergi oleh manusia itu untuk dipelihara, dinikmati warna-warni bulunya yang cantik, juga kicauannya yang indah.

Sumber : Twitter.com

Sedangkan, di suatu pohon ada 4 anaknya yang menunggu sejak pagi hingga malam, bahkan berhari-hari sang Ibu tak terlihat batang hidupnya.

Hingga akhirnya 4 anaknya pun mati kelaparan di sarang hingga menjadi tulang belulang.

Ada 23.000 burung liar yang ditangkap dari alam secara paksa, kemudian dijajakan tidak hanya dalam keadaan hidup, namun ada pula yang sudah diawetkan, dijual di pasar burung yang tersebar berbagai kota di Indonesia. 

Dalam laporan berjudul "In the Market for Extinction: Eastern and Central Java" disebutkan ada 22.911 burung dari 241 jenis yang diobservasi selama survei.

Ada 98% burung yang dijual tersebut asli berasal dari Indonesia, bahkan 28 jenis dari 213 jenis merupakan jenis burung yang dilindungi.

Meski banyak beberapa spesies yang memang tidak dilindungi tetapi bukan berarti ekstensinya tidak terancam, buktinya semakin hari semakin banyak silent forest bermunculan karena burung-burung mulai diambil paksa dari habitat aslinya.

Semakin lama, setiap spesies pun akan mendekati titik kepunahan..

Meski praktek jual beli burung ini seakan hal lumrah, tetapi sejatinya setiap makhluk hidup berhak untuk tinggal bebas di habitat aslinya.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan sekarang?

Langkah bisa dimulai dari mendukung berbagai tempat konservasi agar bisa terus berkembang menjaga eksistensi setiap burung, seperti memberi pakan burung-burung yang sedang dipersiapkan untuk dikembalikan ke habitat aslinya, hingga pada membeli dari para penjual burung di pasar dan kita bebaskan mereka kembali ke alam.

Gerakan ini bisa dimulai dengan berdonasi kelipatan Rp25.000 saja untuk patungan membeli burung-burung di pasar, membeli pakan, hingga mendukung konservasi.

Bagi #SahabatAmal yang akan membantu, bisa berdonasi dengan cara:

  1. Klik Tombol "Infak Sekarang"
  2. Masukkan Nominal Infak Sahabat
  3. Masukkan Data yang Diminta oleh Sistem
  4. Lakukan Transfer ke Rekening Bank yang Sahabat Pilih

Selain itu, Sahabat juga bisa mengajak keluarga, teman, dan sahabat lainnya untuk membantu dengan cara share link ini via WhatsApp dan Facebook. 

InsyaAllah setiap kebaikan dari ajakan kita, maka Sabahat pun akan mendapatkan pahalanya.

Terima kasih kami ucapkan, doa dan dukungan Sahabat sangatlah berarti.

Butuh Bantuan?
Hubungi Kami Telp / WA: 0819 95 10 1000

© 2018 - 2019 Yayasan Beramal Jariyah
bekerjasama dengan PT Setiap Hari Dipakai / Evermos

Yayasan Sahabat Beramal Jariyah dengan akta pendirian No. 79 Tanggal 31-01-2020, adalah lembaga penggalangan dana online dengan situs beramaljariyah.org yang menggalang program Zakat, Infaq, dan wakaf. Pembayaran ditujukan ke rekening A.N Sahabat Beramal Jariyah. Donasi manual agar mencantumkan keterangan program yang akan dibantu. Dana tanpa keterangan akan kami salurkan melalui program regular Sahabat Beramal Jariyah dan masuk kategori dana infak.

Kami juga menerima pembayaran melalui: